Selama menekuni dunia menulis, Avianti Armand merasa puisi adalah bahasa paling jujur sebab secara personal mampu menyuarakan pikirannya. Ia bercerita tentang buku termutakhirnya, Museum Masa Kecil, dan proses kreatifnya menulis berbagai antologi puisinya yang mengganjar banyak penghargaan prestisius.

Banyak istilah jenaka diciptakan para pencinta buku untuk mereka yang hobi menumpuk buku: dari pengepul hingga tsundoku. Ambeth Ocampo, sejarawan Filipina, menceritakan pengalamannya "berhadapan" dengan buku-buku kesayangannya dan keterbatasan ruang penyimpanan.

Gentayangan adalah kisah perjalanan perempuan kosmopolit dengan banyak kemungkinan rute dan kejadian bercampur horor, mitologi, serta berbagai penafsiran baru kisah-kisah petualangan masa kecil. Menggunakan teknik penulisan "pilih sendiri kisahmu", Intan Paramaditha mengajukan pertanyaan-pertanyaan fundamental tentang hidup kosmopolit di kala batas-batas wilayah semakin kabur.

Gelombang arus migrasi lantaran huru hara politik senantiasa berlangsung secara dramatis. Kiprah dan pengaruh di ‘tanah air’ yang baru dari migran politik tersebut meninggalkan rangkaian jejak langkah yang masih bisa dijumpai, dirayakan serta diziarahi sekaligus. Loyalis Dinasti Ming adalah salah satu gelombang migrasi Tionghoa di Asia Tenggara yang patut disoroti.

Enola Holmes, seri novel Nancy Springer yang dilayarkacakan oleh Netflix, tidak sendirian di tengah lautan cerita Sherlock Holmes. Begitu banyak karya dituliskan di luar "semesta Sherlock Holmes" versi Sir Arthur Conan Doyle selama 130 tahun sejak kisah Sherlock Holmes kali pertama terbit.

Novel populer Perancis masih semarak mengisi hari-hari masyarakat negara tersebut setiap musim panas. Bagaimana genre novel dan industri novel populer ini berkembang menyesuai zaman? Apa-apa saja judul yang paling banyak dibaca hari ini? Berikut ulasan 6 novelis populer Perancis hari ini.

Kritik terhadap praktik kanonisasi karya dan penulis semakin sering muncul di kalangan akademis maupun pelaku dunia sastra Indonesia. Martin Suryajaya dan buku terbarunya bertajuk 3T berupaya melakukan hal serupa. Apakah eksperimennya ini berhasil?

Obituari Dymussaga untuk mengantarkan kepulangan profesor favoritnya. Ia membagikan memori personalnya mengenai sosok sastrawan dan profesor sastra tersebut. Tentang betapa orang-orang, burung-burung, dan bunga-bunga mencintainya.

Difalitera, prakarsa Indah Darmastuti menghadirkan bacaan kepada difabel netra. Indah berbagi proses kreatif pengerjaan proyek ini. Ini menegaskan, inklusivitas adalah kunci membentuk semangat membaca di kalangan difabel.

Buku Unjuk Rasa berkabar tentang bagaimana masyarakat bisa berdaya demi melakukan perubahan sosial dengan jalan berkesenian. Lewat berbagai upaya yang tak hanya dilakukan seniman mapan, tetapi juga digelar oleh berbagai inisiatif di luar arus utama.