ZIP dan Hardcore Punk Antiribet

Di rilisan perdananya ini, ZIP mengajak kita bernostalgia pada masa kejayaan hardcore punk antiribet khas 1980-an.

Sebelum kalian membaca lebih lanjut, saya ingin membuat sebuah pengakuan: saya bukan lagi seorang pendengar hardcore punk yang taat. Beberapa tahun belakangan ini, saya cuma bersentuhan dengan hardcore punk hanya ketika kebetulan datang ke konser.

Tapi, kemudian pandemi tiba. Kita dipaksa berkerak di rumah. Tidak banyak pengalaman komunal yang bisa dialami tanpa mempertaruhkan nyawa. Saya jadi menyadari betapa saya merindukan konser-konser hardcore punk dan sesi-sesi ngemper setelahnya.

Hidup berjalan begitu sepi sampai ketika saya tak sengaja mendengarkan EP “Self Titled” dari ZIP, orkes hardcore punk asal Jakarta. Bagaimana dengan musiknya? ZIP memainkan hardcore punk bernuansa 1980-an yang lugas dan gacor. Jujur, mereka tak menawarkan kebaruan apapun. Namun kadang, kamu tak perlu bertualang terlalu jauh dari resep kalau hasilnya bisa jadi semenyenangkan ini.

Walau begitu, EP ini bukan tanpa kekurangan. Drumnya terdengar sedikit terlalu riuh dan kadang vokalnya agak terlalu samar di beberapa bagian. Agak sulit menerka apa yang mereka bicarakan di lagu-lagunya tanpa lembar lirik. Paham sih, ini hardcore punk. Mentah dan antiribet adalah salah satu ciri khas pendekatan produksinya. Tapi, ini 2021. Sepertinya bisa kok mempertahankan ciri khas itu tanpa membuat pendengar kelewat menajamkan telinga demi mencerna apa yang mereka lantangkan.

Ah, tapi tak masalah. Rasanya, saya tak akan terlalu memikirkan kekurangan-kekurangan itu ketika akhirnya pandemi sialan ini mereda dan saya bisa menonton mereka secara langsung.

KETOK PALU: 72/100—lumayan bikin pengin two-step.

Tomo Hartono
Musisi dan pekerja asal Jakarta. Hidupnya dihabiskan untuk membangun dan mempreteli banyak hal, dari yang kurang penting sampai yang agak penting. Menggubah dan menulis lagu untuk orkes brangbrengbrong bernama Rekah. Sedang menjajaki penerapan dan pengelolaan ragam ekonomi alternatif lewat Hantu Records.