Awal September lalu, pengarang novel remaja Becky Albertalli mengungkap identitas seksualnya dalam sebuah tulisan panjang di Medium. Perlukah ia melakukannya atas desakan pembacanya padahal ia seorang cishet?

Agatha Christie selalu diasosiasikan dengan karya bergenre detektif. Hercule Poirot tidak kalah masyhur dari Sherlock Holmes. Namun, para tokoh ciptaannya terjebak stereotip. Simak ulasannya.

Novel populer Perancis masih semarak mengisi hari-hari masyarakat negara tersebut setiap musim panas. Bagaimana genre novel dan industri novel populer ini berkembang menyesuai zaman? Apa-apa saja judul yang paling banyak dibaca hari ini? Berikut ulasan 6 novelis populer Perancis hari ini.

Kritik terhadap praktik kanonisasi karya dan penulis semakin sering muncul di kalangan akademis maupun pelaku dunia sastra Indonesia. Martin Suryajaya dan buku terbarunya bertajuk 3T berupaya melakukan hal serupa. Apakah eksperimennya ini berhasil?

Obituari Dymussaga untuk mengantarkan kepulangan profesor favoritnya. Ia membagikan memori personalnya mengenai sosok sastrawan dan profesor sastra tersebut. Tentang betapa orang-orang, burung-burung, dan bunga-bunga mencintainya.

Komik atau dikenal dengan sebutan bandes dessinées di Prancis begitu masyhur. Beberapa komikus asal negeri Astérix itu memperkenalkan Indonesia melalui medium yang masuk sebagai seni ke-9.

Difalitera, prakarsa Indah Darmastuti menghadirkan bacaan kepada difabel netra. Indah berbagi proses kreatif pengerjaan proyek ini. Ini menegaskan, inklusivitas adalah kunci membentuk semangat membaca di kalangan difabel.

Buku Unjuk Rasa berkabar tentang bagaimana masyarakat bisa berdaya demi melakukan perubahan sosial dengan jalan berkesenian. Lewat berbagai upaya yang tak hanya dilakukan seniman mapan, tetapi juga digelar oleh berbagai inisiatif di luar arus utama.

Wawancara dengan Maria Antonia Rahartati Bambang Haryo atau Ibu Tati, sang penerjemah komik Astérix yang kini telah menerbitkan karyanya sendiri, Jeruk Kristal, bersama sang cucu.

Ruang Perempuan dan Tulisan, hadir pada 2018 dengan dukungan hibah Cipta Media Ekspresi, adalah ruang untuk membaca kehidupan, karya, dan proses kreatif para perempuan penulis Indonesia.