Dalam karya terbarunya, Cep Subhan KM menyuguhkan cerita yang kaya akan wacana seksualitas dan permainan kuasa, dan menjalinkannya dengan ekosistem dunia sastra. Bagaimana cerita ini dituturkan?

Sebagai arena pertaruhan, Jakarta adalah ruang yang ganas. Orang-orang dari sepenjuru Indonesia melempar dadu untuk masa depannya yang abu-abu di kota ini. Bagaimana 10 penulis dalam buku ini mengisahkan Jakarta versi mereka?

Walaupun sekilas tampak meninggikan video game, pernyataan Martin Suryajaya dalam video “Filsafat Video Game” mengandung kerancuan-kerancuan yang berimplikasi menyempitkan game. Esai ini membahas kerancuan-kerancuan itu berdasarkan buku Rules of Play dan Rise of the Videogame Zinester.

Sejauh apa pemikiran Engels memberikan momen refleksi yang penting terkait landasan pemikiran Marxisme? Apa yang dimaksud ketat pada metode ilmiah dan berlaku kritis? Devananta Rafiq mengulas buku yang merangkum ulasan para penulis Indonesia mengenai pemikiran dan kritik Friedrich Engels.

Dalam sejarah industri perbukuan negeri ini, jenis buku "movie tie-in" sempat memenuhi rak buku era 1970-1980-an. Tjitra (1950) adalah buku movie tie-in pertama di Indonesia yang diterbitkan Penerbit Gapura, diangkat dari film Usmar Ismail.

Entri dalam buku puisi biografis Afrizal Malna teranyar, Prometheus Pinball, telah ia kumpulkan sejak 2012. Ia menghimpun ingatannya tentang "apa yang pernah jadi bagian penting dalam hidupnya". Termasuk pertemuannya dengan sastra & seni, serta pergantian rezim pemerintah.

Hidup adalah terminal, tulis Kenanga–tokoh penari perempuan yang garis hidupnya diceritakan di novel Kulit Kera Piduka–dalam buku hariannya. Terminal dalam suatu perjalanan paling tidak memiliki fungsi sebagai titik pemberangkatan, pemberhentian sementara, dan tujuan akhir. Dhianita Kusuma Pertiwi membaca berbagai terminal dalam novel debut Putu Juli Sastrawan.

Dua puluh empat kontributor Selepas Napas menceritakan bagaimana keajaiban dimunculkan di panggung. Papermoon Puppet Theatre membuktikan bahwa bahasa boneka adalah bahasa yang universal.

Redaksi Jurnal Ruang mengundang 8 toko buku independen untuk merekomendasikan 5 buku favorit mereka di tahun 2020. Bagi mereka, tidak jadi soal apakah buku itu terbitan terkini, karena buku yang baik tentu datang pada momen yang baik bagi pembacanya.

El Filibusterismo tergolong inovasi baru. Novel-novel Jose Rizal, pengarangnya, bukan hanya punya arti penting dalam memahami arah gerak revolusi kemerdekaan Filipina, melainkan juga dinamika kesastraan Filipina. Novelnya menjadi cetak biru yang mengilhami generasi penerus selanjutnya dan tokoh-tokohnya menjadi tokoh pola dasar gambaran radikal sastra Filipina.