Buku diverse sebagai bentuk penyuaraan kelompok marjinal sedang dikampanyekan beberapa tahun terakhir. Seberapa penting membaca buku diverse dan bagaimana perkembangannya terutama di Indonesia? Simak panduan seputar buku diverse berikut.

Gentayangan adalah kisah perjalanan perempuan kosmopolit dengan banyak kemungkinan rute dan kejadian bercampur horor, mitologi, serta berbagai penafsiran baru kisah-kisah petualangan masa kecil. Menggunakan teknik penulisan "pilih sendiri kisahmu", Intan Paramaditha mengajukan pertanyaan-pertanyaan fundamental tentang hidup kosmopolit di kala batas-batas wilayah semakin kabur.

Madiun dalam Kemelut Sejarah: Priyayi dan Petani di Keresidenan Madiun Abad XIX merupakan karya puncak sejarawan Onghokham. Berangkat dari disertasinya, buku ini menyuguhkan ide-ide menarik Onghokham mengenai pembentukan masyarakat Indonesia hari ini yang didasarkan pada relasi priayi-petani tempo dulu.

Dua belas esai dalam Kaki Kata mengisahkan perihal Nirwan Dewanto dan sastra. Dari pengenalannya akan sastra, pengalamannya membaca karya-karya sastra dunia, dan kritiknya terhadap perkembangan sastra Indonesia mutakhir.

Surga Kemelut Pelukis Hendra: Dari Pengantin Revolusi Sampai Terali Besi merangkum ketokohan pelukis Hendra Gunawan. Hendra adalah salah satu dari tiga seniman Indonesia modern terpenting, bersama Sudjojono dan Affandi.

Gelombang arus migrasi lantaran huru hara politik senantiasa berlangsung secara dramatis. Kiprah dan pengaruh di ‘tanah air’ yang baru dari migran politik tersebut meninggalkan rangkaian jejak langkah yang masih bisa dijumpai, dirayakan serta diziarahi sekaligus. Loyalis Dinasti Ming adalah salah satu gelombang migrasi Tionghoa di Asia Tenggara yang patut disoroti.

Enola Holmes, seri novel Nancy Springer yang dilayarkacakan oleh Netflix, tidak sendirian di tengah lautan cerita Sherlock Holmes. Begitu banyak karya dituliskan di luar "semesta Sherlock Holmes" versi Sir Arthur Conan Doyle selama 130 tahun sejak kisah Sherlock Holmes kali pertama terbit.

Cerpen-cerpen Amanatia Junda dalam Waktu untuk Tidak Menikah menunjukkan persentuhan langsungnya dengan pahitnya mencari keadilan di hadapan timpangnya relasi kuasa.

Awal September lalu, pengarang novel remaja Becky Albertalli mengungkap identitas seksualnya dalam sebuah tulisan panjang di Medium. Perlukah ia melakukannya atas desakan pembacanya padahal ia seorang cishet?

Agatha Christie selalu diasosiasikan dengan karya bergenre detektif. Hercule Poirot tidak kalah masyhur dari Sherlock Holmes. Namun, para tokoh ciptaannya terjebak stereotip. Simak ulasannya.