Film jadi medium untuk mengungkap luka lama di kala tidak adanya pengakuan dari pemerintah dan sejarah yang masih sesak dengan narasi Orde Baru.

Perbedaan situasi sosial-politik di era Orde Baru dan Reformasi ternyata melahirkan film horor yang berbeda, baik pada level kemasan maupun pada gagasannya.

Bagi Misbach Yusa Biran, dunia nyata dan tontonan tidak terpaut jarak yang jauh.

Humba Dreams menyediakan lanskap yang indah untuk dijelajahi oleh lelaki yang resah mencari identitas di tengah segala yang “tradisional” dan “eksotis”.

Dari sepuluh film yang disebutkan di bawah, mana film yang paling romantis?

Peristiwa kekerasan seksual penting untuk diceritakan dari perspektif penyintas dan juga harus berpihak kepada mereka.

Dua Garis Biru mencoba mempertanyakan ulang hal-hal yang seharusnya menjadi urusan privat dan yang seharusnya diatur oleh keluarga, masyarakat, ataupun negara.

Ratna Asmara menjadi sutradara perempuan pertama di Indonesia. Ia membuat Sedap Malam, film produksi perdana Persari.

Candaan seksual yang makin dianggap wajar bisa menyuburkan pelecehan fisik dan verbal. Catatan ini membeberkannya.

Kritik film di Indonesia masih dilakukan sporadis. Di tengah keterbatasan itu, kritik film harus melawan status quo.