Peristiwa kekerasan seksual penting untuk diceritakan dari perspektif penyintas dan juga harus berpihak kepada mereka.

Dua Garis Biru mencoba mempertanyakan ulang hal-hal yang seharusnya menjadi urusan privat dan yang seharusnya diatur oleh keluarga, masyarakat, ataupun negara.

Ratna Asmara menjadi sutradara perempuan pertama di Indonesia. Ia membuat Sedap Malam, film produksi perdana Persari.

Candaan seksual yang makin dianggap wajar bisa menyuburkan pelecehan fisik dan verbal. Catatan ini membeberkannya.

Kritik film di Indonesia masih dilakukan sporadis. Di tengah keterbatasan itu, kritik film harus melawan status quo.

Film-film Islami Indonesia dalam satu dekade terakhir menggambarkan perempuan Muslim secara submisif.