Ratna Asmara menjadi sutradara perempuan pertama di Indonesia. Ia membuat Sedap Malam, film produksi perdana Persari.

Candaan seksual yang makin dianggap wajar bisa menyuburkan pelecehan fisik dan verbal. Catatan ini membeberkannya.

Film-film Islami Indonesia dalam satu dekade terakhir menggambarkan perempuan Muslim secara submisif.